Kemungkinan Tes Cpns Bengkulu Batal Digelar

Posted by Asep Ihsan on Sunday, March 31, 2013

Beberapa waktu yang lalu Pemda Provinsi Bengkulu sempat memastikan akan merekrut Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2013 ini. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi sudah mengajukan formasi CPNS pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN dan RB). Namun, kesempatan Pemda Provinsi Bengkulu untuk melaksanakan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini, sepertinya tertunda. Kabar terbaru, formasi CPNS yang sudah diajukan Pemda Provinsi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB), sulit untuk diakomodir.

Penyebabnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuat persyaratan baru bagi Pemda Provinsi yang ingin melaksanakan tes CPNS. Yakni minimal harus memiliki belanja pegawai sebesar 25 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Tarmizi, B. Sc, S. Sos mengakui jika ada syarat baru yang dikeluarkan oleh BKN mengenai perekrutan CPNS untuk Pemda Provinsi di seluruh Indonesia. Sementara usulan kuota yang diajukan Pemda Provinsi awal Maret lalu berdasarkan permintaan dari KemenPAN dan RB, sebelum keluarnya aturan tersebut.

“Syarat baru itu belanja pegawai minimal 25 persen kalau Pemda Provinsi mau melaksanakan tes, sementara belanja pegawai kita masih 48-49 persen. Sedangkan untuk kota/kabupaten belanja pegawainya 50 persen bisa melakukan tes,” ungkap Tarmizi.

Lanjut Tarmzi, syarat baru mengenai besaran belanja pegawai itu mereka ketahui dari Rapat Koordinasi Regional (Rakoreg) BKN Regional VII di Bangka Belitung, beberapa hari lalu. Pada rakoreg juga dibahas mengenai tahapan pelaksanaan tes CPNS 2013.

Hanya saja Pemda Provinsi tetap optimis dan berharap masih mendapat kuota CPNS karena sudah mengajukan formasi. “Untuk formasi umum rasanya berat, paling untuk tenaga kekhususan seperti dokter spesialis atau ahli tambang yang memang dibutuhkan saat ini,” ungkap Tarmizi.

Lanjut Tarmizi, meskipun ada syarat baru, namun kuota yang telah diajukan masing-masing pemerintah provinsi, kabupaten/kota masih akan dikaji lebih dalam, daerah mana yang memang benar-benar membutuhkan tenaga CPNS baru. “Harapan kita Bengkulu tetap dapat jatah karena kita memang butuh sesuai hasil anjab yang dilakukan Biro Ortala,” kata Tarmizi.

Selain itu, pada saat rakoreg, juga sudah didapat jadwal dan tahapan-tahapan untuk pelaksanaan tes CPNS tahun ini. Yaitu, bulan Maret-April dijadwalkan pengkajian usulan formasi dari masing-masing daerah oleh KemenPAN dan RB, sehingga akhir Mei telaah mengenai usulan formasi akan keluar. “Disetujui atau tidak usulan, berapa jatah dan apa saja formasi yang akan didapat Pemda Provinsi Bengkulu akan diketahui akhir Mei,” jelas Tarmizi kemarin (23/3).

Setelah jatah didapat, baru dibuka pendaftaran tes CPNS di bulan Juni, kemudian untuk pelaksanaannya dijadwalkan September atau Oktober. Tarmizi menambahkan, dalam rakoreg yang dihadiri provinsi yang masuk dalam BKN Regional VII yaitu Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, tidak ada pembahasan mengenai rekrut CPNS untuk lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA). “Untuk SMA sepertinya tidak ada,” ujarnya.

Data yang diperoleh RB, dari 206 formasi CPNS yang diperlukan, Pemda Provinsi mengajukan 23 formasi untuk kebutuhan khusus. Diantaranya penyelidik bumi, auditor, polisi hutan, petugas survei dan pemetaan hutan, dokter spesialis jiwa, dokter spesialis RSUD, akuntan, penganalisis standarisasi produk pariwisata, pengkaji rekayasa budaya, ahli geologi vulkanologi.

Selanjutnya, tenaga surveyor geologi pertambangan, perekayasa alat tepat Guna, pemantau potensi wisata, penganalisis dampak lalu lintas jalan, penata laksanaan konservasi kawasan lindung dan terumbu karang.

Selain itu, sebanyak 89 CPNS untuk tenaga kesehatan dokter spesialis yang akan ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah DR. M Yunus (RSMY) dan Rumah Sakit Jiwa Soeprapto. Sementara 117 CPNS lagi tersebar di 21 formasi lainnya.

Harian Rakyat Bengkulu


{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment